Plugin Nada Dering mp3 Nokia 6600

Nada dering untuk Nokia 6600 tidak support file .mp3, untuk itu diperlukan aplikasi pendukung atau plugin. kebetulan ada teman yang mengingikan nada deringnya dari file .mp3 yang ada di storage hapenya, awalnya saya siasati dengan mengconvert file mp3 menjadi wav, dan ternyata menjadi lebih besar sizenya, jika di kompres lagi, maka berpengaruh pada kualitas suaranya.

kemudian nyoba brosing, ketemu aplikasi yang satu ini, berupa plugin, sehingga file mp3 dapat dijadikan sebagai nada dering. Tinggal menginstalnya saja, tidak ada settingan lainnya. langsung personalisasi di profile nokia 6600 anda. download disini.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat …

7 Juni, 2010 at 1:32 pm 5 komentar

Cleaning cache Squid Proxy

Membersihkan Cache proxy squid yang saya contohkan, dilakukan pada directory instalasi proxy squid saya (standard instalasi) dan pada sistem Linux Ubuntu. Sesuaikan directory masing – masing.

1. Stop service squid :
## /etc/init.d/squid stop

2. Hapus Cache Proxy Squid :
## rm -rf /var/spool/squid/*

3. Membuat ulang swap directory squid :
## squid -z

4. Jalankan services squid :
## /etc/init.d/squid start

Semoga membantu …
Salam…

6 Juni, 2010 at 7:36 am 1 komentar

Konfigurasi DHCP server pada Ubuntu

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sama halnya dengan yang terjadi pada sistem operasi Windows Server, hanya saja caranya yang berbeda untuk melakukan konfigurasi DHCP server. DHCP memungkinkan setiap client dalam jaringan mendapatkan alamat IP secara otomatis, serta default gateway dan DNS server.

Contoh kondisi :

Network = 192.168.1.0/24

Range IP = 192.168.1.10 – 192.168.1.100

Gateway = 192.168.1.1 (sebagai dhcp server)

DNS = 202.134.0.155

> Install Paket DHCP Server

$sudo apt-get install dhcp3-server

> Edit Konfigurasi DHCP server :

$vi /etc/dhcp3/dhcpd.conf

> Edit Baris berikut :

# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.1.10 192.168.1.100;
option domain-name-servers 202.134.0.155;
option routers 192.168.1.1;
option broadcast-address 192.168.1.255;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}

> Edit default interface untuk digunakan sebagai DHCP Server. tambahkan interface default untuk DHCP Server pada section INTERFACES=”eth0″ (Sesuaikan)

$ vi /etc/default/dhcp3-server

> restart DHCP service :

$ sudo /etc/init.d/dhcp3-server restart

28 Januari, 2010 at 3:25 am 1 komentar

Enable & Disable ubuntu root password

Ubuntu adalah salah satu dari beberapa distribusi Linux di luar sana yang akan tidak mengaktifkan account root. Jika Anda ingin melakukan sesuatu dengan izin root pada konsol Anda harus mengetik sudo sebelum perintah.

sudo “artinya superuser do. “Sudo” akan meminta untuk “Password:”. Please specify user password

Seperti yang Anda telah menyadari bahwa selama instalasi Ubuntu tidak ada pertanyaan tentang password root, karena Anda mungkin telah digunakan untuk melihat distribusi Linux lainnya selama proses instalasi. Karena ini Accout root anda tidak aktif.

Jika anda ingin mengaktifkan account root (yang tidak dianjurkan) masukkan perintah berikut.

$ sudo passwd root

Ini akan menanyakan password root yang baru dan setelah Anda mengkonfirmasi itu, Anda dapat mulai menggunakan account root untuk login.

Jika Anda ingin menonaktifkan account root di ubuntu Anda perlu mengunci account root dengan menggunakan perintah berikut

$ sudo passwd-l root

Jika Anda ingin bekerja di konsol root sebaiknya Anda menggunakan perintah berikut

$ sudo-i

28 Januari, 2010 at 2:37 am Tinggalkan komentar

Monitoring device network by The Dude

Kebetulan lagi mengerjakan project cyber cafe di salah satu perusahaan Oil&Gas. jadi mereka ingin membuat jaringan khusus untuk internet di setiap lokasi kerjanya yang berada di lepas pantai. sumber internet berasal dari Balikpapan, dan disebar melalui e1. oke, sekarang instalasi perangkat terkait udah beres (konf router, switch). sekarang saya diminta memonitor device (Server, Firewal, Router, switch) yang telah terinstal. Banyak sekali aplikasi untuk memonitor, tapi saya dapat info dari salah seorang sahabat, beliau menyarankan pakai The Dude. Dan hasilnya sungguh luar biasa, The Dude benar2 user friendly, mudah digunakan. semua device bisa langsung di trace tanpa harus menambahkan masing2 device. dan akhirnya saya menggunakan The Dude untuk memonitor device yg letaknya di tengah laut. penasaran pengen coba ???

silahkan Unduh disini “The Dude“,

26 November, 2009 at 5:16 am 3 komentar

Tulisan Lebih Lama


Kategori

Tulisan Terkini

RSS WaRta DigiTaL DETIK

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Komentar Terakhir

head shoot on 7 WajAh Yang Mirip
laannn on 7 WajAh Yang Mirip
wawan tri saputro on 7 WajAh Yang Mirip
Raudatul Jannah on 7 WajAh Yang Mirip
salahkamar on Plugin Nada Dering mp3 Nokia…

 

Januari 2012
S S R K J S M
« Jun    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.